logo CNN Indonesia

Uber Bekukan Sementara Layanan di Makau

, CNN Indonesia
Uber Bekukan Sementara Layanan di Makau Mulai 22 Juli mendatang Uber menghentikan sementara layannya di Makau. (Foto: AFP PHOTO / Angelo Merendino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Uber menghentikan sementara layanannya di Makau, China. Dalam keterangannya, Uber mengaku gagal mengorek potensi industri ride sharing di wilayah otonom tersebut.

Laporan Reuters menyebutkan Uber bakal menghentikan layanannya mulai dari 22 Juli mendatang. Regulasi jadi alasan Uber kembali membekukan layanan mereka di sana.

"Kami sudah mencari cara beroperasi kembali dan sudah memulai diskusi dengan mitra bisnis termasuk operator transportasi dan hotel," tulis Uber, Senin (17/7).

Ini adalah kedua kalinya Uber menangguhkan layanannya di Makau. Penangguhan pertama dilakukan pada September lalu karena terganjal aturan pemerintah setempat yang mengancam denda begitu besar ke para mitra pengemudi jika ketahuan beroperasi.

Kengototan Uber menawarkan layanannya di Makau tak lepas dari keinginan mereka menembus pasar China. Seperti diketahui, pada tahun lalu Uber terpaksa angkat kaki dari China setelah kalah telak dari Didi Chungxing, operator ride sharing lokal. Padahal seperti impian penyedia layanan teknologi lain, China merupakan salah satu pasar terbesar di dunia.

Terbuka kemungkinan bahwa Uber berkeras di Makau lantaran kesepakatan yang baru mereka jalin dengan Yandex, perusahaan internet Rusia. Keduanya berkomitmen melakukan ekspansi layanan baru untuk beroperasi di wilayah Rusia dan negara-negara eks Soviet, termasuk di daerah-daerah yang bersenggolan dengan wilayah China.

Hasil dari kengototan tersebut adalah Uber kerap bermasalah dengan otoritas lokal Makau. Hal yang sama mereka alami di Asia Timur seperti Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang.

Sebagai salah satu perusahaan teknologi dengan valuasi terbesar saat ini, Uber termasuk sangat agresif dalam melakukan ekspansi. Total saat ini Uber telah beroperasi di 450 kota lebih di 75 negara. Sementara di Indonesia, perusahaan yang didirikan Travis Kalanick ini sudah ada di 30 kota. (evn)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video