Traveloka Dapat Kucuran Dana Internasional Hingga US$500 Juta

Patricia Diah Ayu Saraswati, CNN Indonesia | Minggu, 30/07/2017 22:00 WIB
Traveloka Dapat Kucuran Dana Internasional Hingga US$500 Juta Traveloka dapatkan kucuran dana dari beberapa perusahaan travel online. ( Dok. Traveloka)
Jakarta, CNN Indonesia -- Traveloka mengumumkan mendapat tambahan dana sekitar US$500 juta (Rp6 Triliun) dari hasil investasi yang dilakukan oleh perusahaan travel online terbesar di dunia dalam setahun terakhir. Perusahaan online tersebut adalah Expedia, East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com, dan Sequoia Capital.

Investasi dengan berbagai perusahaan travel online tersebut dianggap akan membantu Traveloka dalam menambah program layanannya. Dengan investasi Expedia, Traveloka bisa menyediakan lebih banyak pilihan akomodasi internasional bagi wisatawan asal Asia Tenggara.


"Kerja sama ini memberi akses pada pengguna Traveloka ke berbagai akomodasi internasional yang unik dan beragam," kata Ferry Unardi, co-founder dan CEO Traveloka, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (30/7).


Sementara itu, Dara Khosrowshahi, CEO Expedia mengharapkan kerja sama antara Traveloka dan Expedia bisa saling menguntungkan satu sama lain.

"Kami sangat tertarik untuk terus mengembangkan perusahaan kami di Asia, untuk belajar dari tim Traveloka dan untuk membuka pilihan perjalanan yang lebih beragam untuk Traveloka dan Expedia ke seluruh dunia," ujarnya.


"Kerja sama ini akan menguntungkan untuk kedua belah pihak, pengetahuan lokal, dan meningkatkan pertumbuhan kami."

Expedia merupakan perusahaan perjalan online yang diakui secara global, dengan investasinya ke Traveloka menunjukkan adanya peningkatan dan lonjakan ketertarikan internasional di Asia Tenggara dalam sektor perjalanan.



Traveloka merupakan perusahaan perjalanan online terkemuka di Asia Tenggara yang menyediakan berbagai macam perjalanan dalam satu platform. Traveloka telah menjalin kerja sama dengan lebih 100 perusahaan penerbangan harga rendah yang melayani 200.000 rute berbeda di Asia Pasifik dan Eropa.

Dengan investasi tersebut, Traveloka mengklaim akan meningkatkan proses penelitian dan pengembangan proyek, mempelajari kebiasaan unik setiap pelancong diseluruh dunia untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. (chs/chs)


ARTIKEL TERKAIT