Dalam pemberitaannya, Carscoops menyebutkan desain itu dibuat oleh Mo Aoun yang mana sudah merombak Tesla Model X secara keseluruhan dari tampak luar. Tidak lupa, kesan liar terlihat dari lumuran lumpur yang meliputi sebagian bodi kendaraan.
Suspensi kendaraan pastinya berbeda, ditambah dengan penggunaan satu set ban besar khas offroad. Sebagian bentuk dari mobil sport utility vehicle (SUV) listrik itu tetap dijaga bentuknya, kecuali bumper bagian depan. Sebagai gantinya, terdapat hidung baru untuk mobil hingga dua kait tow baja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil sudah sepenuhnya listrik yang disimpan dalam baterai. Dalam satu kali pengisian dari nol sampai penuh selama tujuh jam, mobil dapat menempuh jarak sekitar 380 km. Walau memakai listrik, soal kecepatan mobil diklaim dapat menghasilkan tenaga secara maksimal dalam kecepatan 210 km/jam.
Sedangkan, untuk fitur Autopilot mobil ini tidak menganut sistem self-driving. Fungsinya masih terbatas, yang mana hanya bekerja pada saat lalu lintas padat serta marka jalan jelas. Jadi, dalam kondisi sebaik apapun, pengemudi disarankan tetap duduk di balik kemudi.
Lalu, sistem tersebut juga belum terhubung dengan navigasi di mobil. Peran pengemudi sangat dibutuhkan, tidak bisa hanya mengandalkan dan sekedar mengikuti rute-rute yang disediakan oleh navigasi saat berkendara.
Mobil tersebut juga sudah mulai dipasarkan di Indonesia, dengan bandrol US$200 ribu atau sekitar Rp2,64 miliyar untuk Model X 75D. Harga dapat ditambah sesuai spesifikasi pemesan. (pit)