Sama halnya dengan Pulau Liran, pulau kecil yang terletak di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Pulau berpenduduk sekitar 1.118 jiwa tersebut hingga saat ini belum dapat menikmati fasilitas kelas atas seperti kota-kota besar, yakni telekomunikasi.
Sebelumnya, pulau bagian dari wilayah Maluku Barat Daya ini hanya dapat menikmati jaringan telekomunikasi seluler Telkomsel namun dengan tarif roaming internasional. Aliran listik dari PLN di pulau ini pun masih terbatas.
Padahal, merujuk pada hasil riset Bank Dunia pada 2015 bahwa pertumbuhan 10 persen akses internet di suatu negara, dapat meningkatkan perekonomian sebanyak 1,35 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mempermudah akses komunikasi, kami gabungan BUMN mengoperasi BTS pertama di pulai ini yang sudah bisa menyediakan akses internet dengan sinyal 3G," ujar Direktur Utama PT Telkom Indonesia Alex Janangkih Sinaga dalam keterangan resmi.
Lihat juga:Lama Tak Terdengar, Apa Kabar BBM? |
Kehadiran BTS juga disebut Alex sebagai salah satu realisasi amanat Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Terutama untuk mendorong kemajuan dan perkembangan masyarakat yang berada di kawasan Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (3T).
Selain TelkomGroup, kegiatan tersebut juga dibantu oleh sejumlah perusahaan yang tergabung dalam BUMN. Antara lain, BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, Jasa Raharja, Kimia Farma, Pertamina, PLN, dan Taspen.