LYKE Bisa Beri Rekomendasi Fesyen Hanya Dari Foto

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Rabu, 09/08/2017 18:59 WIB
LYKE Bisa Beri Rekomendasi Fesyen Hanya Dari Foto Foto: CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil
Jakarta, CNN Indonesia -- Aplikasi belanja fesyen dan kecantikan, LYKE, baru saja mengumumkan bahwa mereka kini meluncurkan fitur pencarian gambar. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari item fesyen dengan lebih mudah.

Caranya, pengguna cukup memindai foto dari baju dan aksesoris yang diinginkan di aplikasi LYKE. Foto yang dipindai bisa didapat dengan memotret langsung atau dari gambar yang sudah tersimpan di ponsel cerdas.

Lantas, aplikasi ini akan memberikan rekomendasi produk yang mirip dengan foto yang dipindai. Rekomendasi akan diberikan berdasarkan daftar produk yang ada di LYKE. Produk yang ada dalam katalog LYKE sendiri merupakan kurasi dari beberapa produk fesyen lokal dari berbagai e-commerce tanah air. 

CEO LYKE, Bastian Purrer menjelaskan bahwa fitur pencarian gambar memudahkan pengguna untuk mendapatkan koleksi fesyen. Baik yang pengguna temukan secara offline atau yang tersedia di toko online.


"Mereka yang suka jalan-jalan di mal...bisa membandingkan harganya dengan toko online dengan cepat, walaupun tidak mengetahui nama spesifik barangnya. Orang akan selalu pergi ke mal karena pengalamannya, tetapi mereka juga bisa berbelanja online dengan mudah dengan fitur pencarian gambar," terang Purrer, saat ditemui CNNIndonesia.com di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/8). 

Kecerdasan buatan

Untuk mewujudkan pencarian gambar ini, LYKE bekerjasama dengan penyedia teknologi asal Singapura yang enggan mereka sebutkan namanya. 

"Kami menggunakan Deep Learning dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengenali produk yang diinginkan pengguna ketika mereka menemukan produk itu offline. Jadi, nggak perlu tanya kan di mana belinya? Kami mengembangkan ini sejak enam bulan yang lalu tetapi baru diaplikasikan sejak Juli," tambahnya.

Ardy menerangkan bahwa sistem deep learning LYKE akan bekerja dengan mengenali bentuk, pola dan warna produk. Sistem kemudian akan mulai proses indexing, barang yang sudah dikenali akan ditampilkan berdasarkan kategori yang bisa dipilih oleh pelanggan.

LYKE mengklaim hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk mengecek dan membandingkan harga pada lebih dari 300 toko pilihan yang ada pada aplikasi LYKE. 

Kurang akurat

Mudahkan Belanja Fesyen, LYKE Luncurkan Pencarian GambarLYKE memperkenalkan fitur pencarian produk berdasarkan gambar. Fitur pencarian ini bisa memindai foto dan mencari produk yang mirip dengan foto. Pemindai berhasil memindai dan memberi rekomendasi dengan akurat (kiri dan tengah). Namun, tak seluruhnya tepat (kanan) dimana foto baju dan rok terpisah diidentifikasi sebagai baju terusan. (dok. CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)
Meski demikian, saat fitur ini dicoba masih terdapat beberapa kekurangan. Misal, saat memotret pengguna yang mengenakan kaos dan rok, LYKE malah mengidentifikasi pakaian ini sebagai baju terusan (dress). Sehingga, hasil pencarian justru memperlihatkan kumpulan baju terusan.

Ardy pun mengakui bahwa masih banyak perkembangan yang dibutuhkan untuk memperbaiki image search. Ke depan, pihaknya akan berinvestasi lebih untuk mengembangkan teknologi ini.

"Untuk akurasi pencarian, kami tidak bisa mengatakan berapa persen. Namun asalkan gambar yang dipotret langsung dari aplikasi LYKE atau yang diunggah kualitasnya bagus dan kita punya barangnya, maka tingkat akurasinya juga akan lebih tinggi," terang Ardy.

Selain itu, pengindeksan kategori barang pada pencarian biasa juga belum sepenuhnya tepat. Misal pencarian untuk "baju sport" malah menampilkan sepatu dan baju muslim. Ditengarai hal ini terjadi karena tidak tertibnya kategori yang dimasukkan oleh penjual. Terjadi pula pengulangan hasil pencarian dari sebuah barang. Barang yang sama dari toko yang sama bisa ditampilkan lebih dari sekali.

Sekadar informasi, LYKE adalah aplikasi fesyen dan kecantikan yang mengombinasikan inventori produk hingga 150 ribu jenis. Beberapa ecommerce Indonesia yang inventorinya bisa diakses melalui aplikasi ini termasuk Berrybenka, MatahariMall.com, Blibli.com, Sociolla hingga 8wood.com.

Layanan ini hanya tersedia di aplikasi mobile baik Android maupun iOS dan tidak di tersedia di website. Sejak diluncurkan pada Februari 2016, aplikasi tersebut sudah diunduh 2 juta kali. (eks/eks)


ARTIKEL TERKAIT