Jika digabungkan dengan pengiriman Galaxy S8 Plus, total pengapalan kedua ponsel tersebut menyentuh angka 19 juta unit.
"Kami memperkirakan Samsung Galaxy S8 sudah mengirimkan 10,2 juta unit dan menghuni tempat ketiga dan pangsa pasar 3 persen di Q2 2017," ujar Neil Mawston, Direktur Eksekutif Strategy Analytics di laman Business Wire, Rabu (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tahan, Jangan Buru-buru Beli Galaxy S8 Plus |
Larisnya Galaxy S8 dan S8 Plus tak lepas dari desainnya yang menarik. Mawston menuturkan desain ponsel yang cantik, kaya akan aplikasi menarik, dan rantai distribusi berkualitas di sejumlah negara jadi penyebab duo flagship Samsung ini berjaya.
Kalah dari iPhone 7
Dengan jumlah sebesar itu, iPhone 7 memakan 5 persen pangsa pasar dunia di Q2 2017. Pencapaian tersebut menempatkan iPhone 7 sebagai ponsel paling populer di dunia saat ini.
"iPhone 7 masih jadi ponsel cerdas terpopuler berkat desain yang ramah untuk pengguna, aplikasi pendukung yang luas, dan kehadiran ritelnya yang banyak," sambung Mawston.
Namun perlu diingat bahwa ada perbedaan mendasar dari pencapaian kedua ponsel flagship tersebut yakni waktu rilis yang berbeda. iPhone 7 sudah berusia hampir setahun sejak diluncurkan September 2016 lalu, sementara Galaxy S8 dirilis pertama kali pada akhir Maret 2017.
Ini artinya Apple punya waktu lebih banyak dalam menjual iPhone 7 dibandingkan Samsung. Ada selisih sekitar 7 juta di antara keduanya. Galaxy S8 punya waktu sekitar 7 bulan untuk mengejar rekor iPhone 7. (eks)