Sven Sachs adalah peneliti yang bertanggung jawab atas penemuan fosil ini. Berdasarkan laporan National Geographic dari IBTimes.co.uk, Sachs tak sengaja bersinggungan dengan fosil tersebut di sebuah museum di Hannover, Jerman.
Awalnya Sachs ingin meneliti fosil di museum yang punya kemiripan dengan monster legendaris, Loch Ness. Seiring waktu, Sachs yang ditemani oleh paleontolog Dean Lomax menyimpulkan bahwa fosil itu berasal dari genus Ichthyosaurus yang hidup di periode Jurassic.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Spesimen ini memberikan pengetahuan baru tentang ukuran spesies, juga merekam sampel ketiga Ichthyosaurus yang mengandung embrio. Itu istimewa," ucap Lomax.
Dibanding fosil Ichthyosaurus lain, fosil yang ditemukan Sachs ini lebih berharga, karena selain mengandung embrio, fosil ini punya catatan temuan yang baik.
"Banyak contoh fosil Ichthyosaurus berasal dari koleksi bersejarah dan kebanyakan tak punya rekaman geografi atau geologi yang baik, tapi spesimen ini memiliki semuanya," tutur Sachs.
Fosil naga laut tersebut sebenarnya sudah ditemukan sejak pertengahan dekade 1990-an. Akibat salah penamaan, keberadaan fosil ini terabaikan hingga akhirnya disadari oleh Sachs.