logo CNN Indonesia

Yamaha Persiapkan XMAX dengan Mesin Berkubikasi 125 cc

, CNN Indonesia
Yamaha Persiapkan XMAX dengan Mesin Berkubikasi 125 cc Yamaha dikabarkan tengah menyiapkan Xmax berkubikasi 125cc. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Yamaha berencana menurunkan kapasitas mesin skuter matik bongsornya, XMAX. Model terbaru akan menjadi versi terendah dengan menggendong mesin berkubikasi 125 cc, walau untuk versi mesin besar yakni 400, 300 dan 250 cc tetap akan diproduksi.

Pabrikan percaya tawaran mesin kecil akan semakin digemari oleh masyarakat perkotaan. Model tersebut diprediksi lebih mudah masuk ke dunia skuter sport.

Meski bermesin lebih kecil, XMAX 125 tetap mengadopsi desain terbaru dari para pendahulunya. Bagian lampu dibuat sporty dengan dual LED, di bagian depan LED sporty dan belakang hanya LED.

Bagian depan, skutik menggunakan velg berukuran 15 inci yang dipadukan bersama garpu standar. Sedangkan bagian belakangnya dilengkapi dengan roda lebih kecil serta peredam kejut ganda.

Pada sistem pengeremannya, disediakan cakram tunggal untuk roda depan. Sementara roda belakang sudah memakai antilock braking system (ABS).

Soal kenyamanan, terdapat beberapa fitur yang disediakan, seperti LCD untuk keperluan multi-informasi hingga port dengan daya 12V di ruang penyimpanan depan untuk mengisi ulang daya ponsel.

Sama seperti versi lainnya, model terbaru tetap menawarkan bagasi super besar yang mampu menyimpan dua helm full face sekaligus.

Sementara, mesin yang diboyong ialah empat slinder SOHC 125cc berpendingin slinder tunggal dan memakai transmisi otomatis V-belt. Diklaim, mesin sudah lolos uji standarisasi Euro 4.

Sebagai kelengkapan, motor juga sudah dilengkapi kontrol traksi untuk menghindari slip saat kondisi jalan tidak bersahabat.

Dari informasi yang dihimpun AutoEvolution, versi terendah XMAX mulai tersedia di wilayah Eropa secara perdana, antara Oktober 2017 atau 2018. Meski begitu, belum sedikit-pun banderol yang dibocorkan oleh produsen.
(evn)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video