Apple Jelaskan Tragedi FaceID yang Nyaris Gagal

eks, CNN Indonesia | Jumat, 15/09/2017 12:20 WIB
Apple Jelaskan Tragedi FaceID yang Nyaris Gagal Face ID yang sempat nyaris gagal didemonstrasikan di panggung peluncuran iPhone (dok. REUTERS/Stephen Lam)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak yang meragukan keakuratan FaceID, lantaran perangkat sebelumnya banyak bermasalah terkait isu keakuratan pemindaian. Apalagi pada saat demo di panggung, FaceID sempat bermasalah.

Apple lantas memberi penjelasan soal tragedi FaceID. Menurutnya, terlalu banyak orang yang mencoba menggunakan FaceID di belakang panggung sebelum uji coba dilakukan di atas panggung.

"Banyak orang yang menangani iPhone X untuk demo panggung sebelumnya," jelas salah satu juru bicara Apple kepada Yahoo, seperti dikutip The Guardian.



"Tak disadari kalau FaceID mencoba mengautentikasi wajah mereka. Setelah gagal beberapa kali, karena mereka bukan Craig, iPhone melakukan yang seharusnya, meminta passcode. FaceID melakukan sesuai dengan rancangan."

Sebelumnya, saat peluncuran iPhone X, Federighi sempat mencoba membuka iPhone menggunakan fitur Face ID. Tapi, percobaan pertama gagal dan layar ponsel menampilkan passcode dimana pengguna diminta memasukkan angka kode.

Keakuratan pengenalan wajah oleh Face ID juga menimbulkan banyak pertanyaan. Senator Amerika Serikat (AS), Al Franken menanyakan kepada Tim Cook apakah FaceID bisa mengenali dengan mudah orang-orang dari berbagai suku dan gender, demikian BGR.

Banyak juga yang meragukan apakah Face ID tetap bisa mengenali wajah penggunanya jika pengguna mengenakan topi, kacamata hitam, ataupun ketika berjenggot, misalnya.

Namun, Federighi menyebutkan kalau Face ID bisa digunakan hampir di semua kacamata hitam.

"Kebanyakan kacamata hitam memungkinkan cahaya inframerah untuk lewat dan memungkinkan Face ID melihat mata pengguna. Bahkan ketika lensa kacamata buram," jelasnya seperti ditulis MacRumors.



Sejauh ini, Apple sangat percaya diri kalau Face ID bisa digunakan di segala kondisi, bahkan saat dalam kegelapan. Sebab, perangkat ini juga dilengkapi dengan kamera inframerah.

Lantas bagaimana pencuri memaksa pengguna membuka ponsel mereka. Federighi menjelaskan terdapat dua mitigasi yang dilakukan iPhone.

"Jika pengguna tidak menatap ponsel, Face ID tak akan membuka ponsel. Pun ketika pengguna menggenggam tombol di kesia sisi ponsel saat menyerahkan ponsel, hal ini akan menonaktifkan Face ID untuk sementara."