Meski begitu, belum ada informasi lebih terkait pembicaraan internal yang dilakukan oleh perusahaan asal Inggris itu. Informasi hanya menyebutkan, mengincar brand mewah ialah untuk kebutuhan melengkapi produk yang sudah ada.
Tak hanya mengincar produsen, sejumlah masukan juga menyarankan agar JLR sekaligus membeli perusahaan teknologi. Tujuannya tak lain demi memuluskan jalan bagi perusahaan itu untuk mengembangkan teknologi otonom serta kendaraan berbasis listrik.
Lihat juga:Jaguar Bawa I-Pace Jika Regulasi Mendukung |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, CEO FCA Sergio Marchionne, memang sudah mengisyaratkan bakal melego merek seperti Alfa Romeo atau Maserati, demikian seperti ditulis Carscoops. (eks)