Tim gabungan yang terdiri dari sejumlah astronom dari McMaster University, Kanada, dan Max Planck Institute for Astronomy, Jerman, membuat model perhitungan matematika untuk memperkirakan penyebab munculnya kehidupan di Bumi.
Hasil perhitungan mereka menunjukkan meteorit bertanggung jawab atas kelahiran awal senyawa kehidupan.
Lihat juga:Ilmuwan Ungkap Umur Asteroid yang Sebenarnya |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersebar di banyak kolam air, RNA ini terus bertambah banyak melalui siklus hujan sehingga melahirkan molekul yang lebih kompleks dari sebelumnya.
"Kami sudah menyediakan informasi dari aspek fisika dan kimia soal kondisi yang memungkinkan terbentuknya kehidupan saat itu. Sekarang gilirannya para eksperimentalis mencari tahu bagaimana kehidupan bisa lahir dari kondisi tadi," ucap Dmitry Semenov, salah satu penulis dari penelitian yang dipublikasi di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences itu.
Hasil penelitian Semenov dkk. tergolong penting karena ini pertama kalinya ada yang melibatkan semua variabel ke dalam satu perhitungan matematika.