Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren menerangkan bahwa meluncurnya Andromax Prime adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang perlu beradaptasi dengan teknologi 4G dari ponsel 2G. Terlebih, Smartfren juga ingin menunjukkan bahwa layanan 4G tidaklah mahal dan bisa dinikmati siapa saja.
“Ada 68 juta pengguna smartphone di Indonesia padahal kalau dilihat jumlah pelanggan seluler lebih dari 300 juta. Jadi yang lain itu entah menggunakan apa, tapi yang pasti bukan pengguna smartphone,” ungkap Merza usai peluncuran Andromax Prime di Jakarta, Kamis (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Hartadi Novianto, VP Device Sourcing & Management Smartfren, menjelaskan bahwa Andromax Prime akan cocok bagi pengguna ponsel 4G pemula karena fitur dan sistem operasinya mudah digunakan. Meski punya tampilan seperti ponsel lawas, pengguna tetap akan bisa memanfaatkan aplikasi populer seperti WhatsApp, YouTube, dan Facebook.
Smartfren juga berjanji akan memberikan pembaruan aplikasi seperti WhatsApp secara berkala melalui pembaruan online (over the air) dan pengguna tak akan dikenakan biaya apapun.
Dibanderol Rp349 ribu, Andromax Prime bisa digunakan untuk mendengarkan radio FM tanpa streaming. Padahal biasanya ponsel menggunakan headset atau earphone ini untuk menangkap sinyal radio.
Ponsel ini juga dibekali aplikasi Smart Note, Smart Music, Smart Clip dan Smartfren. Ia juga mendukung penyimpanan microSD hingga 32GB. Berkat jaringan 4G, pengguna bisa lakukan HD Voice dan video call lewat aplikasi pesan instan.
Terdapat dua kamera depan dan belakang di ponsel ini. Kamera depan berbasis sensor kamera VGA, sementara kamera belakangnya sudah diperkuat sensor 2MP.
Andromax Prime dilengkapi penawaran paket yang memungkinkan pembelian ponsel itu “gratis” setelah pengguna membeli pulsa minimal 30 ribu selama 35 kali. Sebab, Smartfren akan memberikan cashback Rp10 ribu selama 35 kali pembelian pulsa pertama.
“Semoga dengan ponsel ini, Smartfren bisa membantu mem-4G-kan seluruh Indonesia,” tutup Merza.