Seorang pejabat senior SWIFT mengatakan bahwa upaya peretasan terhadap sistem keamanan mereka masih terus berlanjut.
"Upaya (peretasan) terus berlanjut. Memang itu yang kami harapkan, karena kami tak ingin mereka tiba-tiba menghilang begitu saja," ucap Stephen Gilderdale, kepala program keamanan SWIFT dalam sebuah wawancara seperti dilaporkan Reuters.
Lihat juga:Data Pesawat Siluman Australia Dicuri |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SWIFT sendiri merupakan platform yang meaghubungkan perbankan, perusahaan dan lembaga keuangan lainnya untuk bertukar pesan dan bekerja sama dengan institusi lain yang berada di belahan dunia berbeda.
Polisi kemudian mengambil tindakan usai menerima laporan adanya transaksi mencurigakan.
Menyoal kasus pencurian uang di Bank Sentral Bangladesh, Gilderdale mengatakan ada beberapa sistem keamanan yang digunakan untuk menghalau aksi peretasan.
Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa sistem SWIFT telah berhasil menghentikan beberapa serangan berkat pembaruan sistem peranti lunak yang secara otomatis mengirimkan peringatan ketika peretas berupaya mengotak-atik data pada komputer bank yang digunakan untuk mengakses ke jaringan.
SWIFT juga berencana mengungkap kemungkinan untuk mulai berbagi data dengan vendor keamanan untuk menggabungkan informasi ke dalam produk yang tergabung dalam sistem mereka. (evn)