Melansir laporan Mashable, berhentinya Apple menjual iPhone 7 tipe ini dikabarkan sudah sejak 12 September lalu, ketika iPhone 8, 8 Plus, dan X melenggang pertama kali ke hadapan publik.
Langkah ini diduga untuk memuluskan jalan Apple dalam menjual produk baru mereka, terutama iPhone 8. Dengan berhenti menjual tipe 256 GB di iPhone 7, perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini bisa mendorong calon konsumen untuk membeli iPhone 8.
Apple memang membekali ponsel barunya dengan dua opsi kapasitas penyimpanan berukuran 64 GB dan 256 GB. Dua ukuran ini berlaku untuk iPhone 8 dan 8 Plus, serta iPhone X.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebagai ponsel baru, iPhone 8 dinilai kurang mumpuni ketimbang iPhone X. Bahkan penjualan iPhone 8 sekarang sudah lesu, kalah dari iPhone 7 sejak awal Oktober ini. Lemahnya penjualan iPhone 8 ini tak lain disebabkan oleh minimnya fitur baru.
Lihat juga:Sejumlah Baterai iPhone 8 Bermasalah |
"Banyak responden menunjukkan pelanggan dalam jumlah berarti lebih memilih iPhone 7 daripada iPhone 8 karena tak ada peningkatan signifikan di ponsel baru itu," ucap analis John Vinh dari KeyBanc seperti dikutip dari Reuters.
Meski Apple tak lagi menjual iPhone 7 tipe 256 GB, tapi setidaknya operator seluler AS masih menjualnya melalui program bundling.