Perusahaan asal Korea Selatan ini menilai penting untuk mengikuti tren ponsel dual kamera yang identik dengan penggunaannya di ranah media sosial.
"Kami melihat bahwa generasi milenial tumbuh dan semakin berpengaruh untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri melalui vlogging, dengan teknologi di J7+ lewat kamera dan baterai serta fitur signal max semuanya ada di situ," ujar Denny Galant, Head of Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, dalam temu media di Jakarta, Selasa (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kamera ganda tersebut Galaxy J7+ menawarkan fitur bokeh yang disebut Live Focus. Fitur itu disebut lebih fleksibel karena fokus dan kedalaman bokeh bisa diolah setelah foto diambil.
Selain itu, Samsung Galaxy J7+ juga dilengkapi dengan kamera depan yang membawa fitur selfie focus untuk mempercantik hasil foto. Yang spesial, Samsung memberikan stiker augmented reality yang sebelumnya lebih dulu hanya ada di ponsel flagship mereka. Meski bokeh dari kamera depan tidak dapat diedit lagi.
"Agar sinyal maksimal teknologi antena yang didesain serupa berkesinambungan penerimaan sinyal tetap optimal ketika live vlogging," lanjut Rifan.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan Secure folder yang otentifikasi pembukaannya memerlukan pembaca sidik jari.
Hadir dalam pilihan warna emas dan hitam, Samsung Galaxy J7+ dibekali RAM 4GB dan ROM 32GB yang dapat diperluas hingga 256GB. Dia juga dibekali baterai 3.000 mAh. Galaxy J7+ dibanderol Rp4,999 juta yang dipasarkan secara online maupun offline. (evn)