Sebab, Grab sendiri setiap harinya menghasilkan 10TB data seperti disebutkan Anthony Tan, Group CEO dan Co-founder Grab. Untuk mendukung ambisinya itu, Grab lantas menunjuk Theo Vassilakis sebagai Chief Technology Officer (CTO).
"Keahlian Theo yang mendalam di bidang scaling machine learning dan engineering systems akan menyokong platform layanan kami yang setiap harinya menghasilkan data sebesar 10 terabytes dan terus bertambah," kata Anthony, seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (27/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Theo juga seorang entrepreneur lantaran menjadi founder dan CEO Metanautix. Ini adalah perusahaan big data analytics yang kemudian diakuisisi oleh Microsoft. Theo juga memperoleh gelar sarjana dari Stanford University dan Ph.D dari Brown University untuk jurusan Matematika.
Selain mengembangkan machine learning dan artificial intelligence, Theo juga bertanggung jawab untuk mengembangkan data science dan menangani pertumbuhan infrastruktur (infrastructure scaling) Grab.
"Theo bergabung dengan Grab di waktu yang tepat dimana saat ini kami tengah mengukuhkan kepemimpinan di industri transportasi on-demand dan terus memperluas jangkauan GrabPay bagi merchant dan bisnis kecil," tambah Anthony.
Pertumbuhan pusat pengembangan ini dilakukan untuk menyokong beragam layanan Grab. (eks)