Kehadiran taksi online di Bandara Kualanamu terjadi berkat kerja sama yang dirintis Uber, salah satu penyedia transportasi daring, dengan Railink selaku penyedia jasa kereta api bandara di Indonesia.
Dalam keterangan resminya, Minggu (29/10), Uber mengumumkan kolaborasi strategis ini untuk menawarkan pilihan transportasi bagi masyarakat yang melancong ke Medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui kerja sama ini, warga Medan, wisatawan dan mereka yang melakukan perjalanan bisnis akan merasakan perjalanan yang lebih mulus,” ujar Director Public Policy Uber Asia Pasifik Damian Kassabgi.
Tawaran moda transportasi Uber diyakini akan menghemat waktu jika dibandingkan dengan melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.
Ditambah lagi, rata-rata waktu tunggu penumpang untuk mendapatkan layanan Uber di Kota Medan akan menjadi lebih cepat. Yaitu, dari 7 menit menjadi hanya 2 menit, melalui pick up poin di stasiun maupun bandara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pekan lalu menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan aplikasi transportasi yang menggandeng koperasi atau perusahaan transportasi untuk bekerja sama. Ia berharap akan lebih banyak lagi kerja sama serupa di masa depan.
"Itu yang saya minta pada kesempatan sebelumnya kepada semua (perusahaan taksi) online itu, ketiganya. Tolong berkomunikasi dengan field, dengan pemain-pemain, supaya masyarakat bisa menerima suatu kerukunan," kata Budi. (bir)