Sebuah perusahaan garansi untuk peralatan elektronik, SquareTrade, melakukan pengujian terhadap iPhone X. Hasil pengujian mereka berkebalikan dengan klaim Apple yang menyatakan bahwa iPhone X adalah ponsel dengan bodi terbuat dari kaca yang paling tahan banting.
Untuk mengujinya, SquareTrade menjatuhkan ponsel tersebut dari ketinggian enam kaki atau 1,8 meter dari sisi depan, belakang, samping, bahkan dijatuhkan terguling-guling.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut juga didapat oleh jurnalis CNet yang melakukan tes yang sama, hanya saja ketinggian hanya berasal dari 3 kaki atau kurang dari satu meter. iPhone X retak sejak dibanting pertama kali.
Sayangnya, cara Apple untuk membangun iPhone X telah membuat reparasinya jauh lebih mahal jika dibanding iPhone 8 Plus atau Samsung Galaxy S8 yang memiliki materai kaca juga.
Padahal menurut oprekan TechInsight, Apple hanya menghabiskan kira-kira US$358 untuk membangun satu unit iPhone X. Perusahaan asal Sillicon itu disebut Forbes mencari tambahan keuntungan sebesar US$191 dengan metode reparasi tersebut.
Bagi peminat iPhone X, ada baiknya mereka juga membeli garansi tambahan AppleCare+ yang harganya kira-kira US$200 (sekitar Rp2,7 juta). Garansi ini mencakup dua kali kerusakan karena insiden yang masing-masing subyek bisa digunakan untuk kerusakan layar US$ 29 (sekitar (Rp3,9 juta), atau US$ 99 (sekitar Rp1,3 juta) untuk kerusakan lainnya, ditambah pajak yang berlaku, demikian dilaporkan Forbes. (eks)