Adalah Sean Parker, salah satu figur dunia teknologi di Amerika Serikat yang juga tercatat sebagai investor Facebook di periode awalnya yang kali ini menyampaikan kritik.
Parker menilai cara kerja situs Facebook yang memaksa orang-orang terus mengunggah sesuatu demi menuai ”like" dan "comment" adalah sebuah eksploitasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Konten Pornografi Dominasi Aduan ke Kominfo |
Ia menganalogikan menggunakan Facebook seperti mengkonsumi makanan cepat saji. "Kenikmatan" berupa likes dan comments datang secara instan namun minim makna.
Ketika masa subur politik datang misalnya, Facebook kerap menjelma sebagai medan tempur. Masalahnya perdebatan yang terbentuk di sana seringkali disusupi oleh kabar hoaks yang bebas berseliweran.
Contoh paling nyata adalah pemilu presiden AS tahun lalu. Setelah penelusuran mendalam belakangan ini, Facebook ditengarai jadi sasaran empuk Rusia dengan mengumbar iklan-iklan politik yang sifatnya membelah opini masyarakat AS. (evn)