"Tahun-tahun sebelumnya kita banyak bermain-main bikin bisnis ini-itu, sekarang semua kita setop. Kita back to basic," ujar Joy kepada pewarta yang menemuinya di kantor pusat Indosat Ooredoo di Jakarta Pusat, Kamis (16/11).
Joy menyebut bisnis e-commerce sebagai contoh bisnis yang akan mereka abaikan. Ia memastikan tak akan ada lagi mencoba peruntungan di bisnis e-commerce.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Joy ini menegaskan arah bisnis Indosat yang makin menjauh dari layanan digital. Sebab sebelumnya CEO dan Presiden direktur terdahulu Alexander Rusli sempat menyatakan Indosat tak berminat mendalami bisnis startup.
"Enggak bisa cari uang di sana, cuma untuk mencari sinergi saja," aku Alex saat masih menjabat sebagai bos Indosat, Jumat (29/9) lalu.
Lihat juga:Indosat Tak Minat Dalami Bisnis Startup |
Sebagai gantinya, Joy akan menempatkan Indosat sebagai jembatan antara pelanggan dengan layanan digital yang ada di luar. Misalnya adalah dengan memperkuat jaringan dan paket data sebaik mungkin.
"80 persen dari belanja modal (capex) kita pasti lari ke bisnis dasar, tapi 20 persen kita kan juga ada B2B. Kita ada anak perusahaan B2B seperti Lintas Artha, Artha Jasa, dan lainnya yang kecil-kecil," tutur Joy. (evn/sat)