PSN VI akan dibangun oleh Space System/Loral dari Amerika Serikat. Sementara untuk pengelolaan satelit akan dilakukan oleh PT PSN Enam Indonesia yang merupakan akan perusahaan PSN.
Berbeda dengan satelit komunikasi yang sudah ada, PSN mengklaim satelit besutannya akan menjadi yang pertama memiliki kapasitas 15 Gbps di Indonesia. CEO PSN Adi Rahman Adiwoso mengungkapkan alasan menghadirkan satelit berkapasitas besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satelit PSN VI dijadwalkan mengorbit pada akhir 2018 untuk mengisi slot orbit 146°BT. Adi mengatakan satelitnya nanti ditujukan untuk menyediakan layanan internet brodband untuk perusahaan dan lembaga di Indonesia.
Selain fokus pada PSN VI, PSN disebut juga tengah menyiapkan peluncuran Palapa-N1 pada 2019. Satelit yang merupakan kerjasama dengan Indosat Ooredoo ini disebutkan siap dikomersilkan pada 2020. Satelitnya sendiri akan dibangun oleh China.
Lihat juga:VIDEO: Mengenal Cara Kerja Satelit |
PSN VII ini rencananya siap digunakan konsumen pada 2022. Saat ini PSN VII masih dalam tahap tender sehingga belum ditentukan siapa yang akan membuat, mengoperasikan, dan mendanai pengembangan proyek satelit ini.
PSN juga mengungkapkan kemungkinan kedepan untuk menambahkan kapasitas PSN VII lebih dari 100 Gbps. (evn/sat)