Bentuk demam Bitcoin yang kemungkinan paling luar biasa adalah sejumlah warga di Amerika Serikat yang menggadaikan rumah demi membeli Bitcoin.
Presiden Asosiasi Administrator Sekuritas Amerika Utara Joseph Borg menyebut ada beberapa orang yang sudah melakukan hal ekstrem tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya menggadaikan rumah, pengejar profit dari Bitcoin ini bahkan rela mengantre di bank untuk mengambil kredit.
Bitcoin memang sedang jadi candu baru selama setahun ini bagi banyak orang. Hanya bernilai 1.000 dolar AS per keping di awal tahun, nilai tukarnya terus meroket hingga menyentuh 19.000 dolar AS pada pekan lalu. Dalam rupiah, Bitcoin merangkak dari Rp13,5 juta menjadi Rp257 juta. Dan itu semua terjadi dalam satu tahun.
Borg menilai antusiasme warga terhadap Bitcoin sudah di tahap tergila-gila. Namun suatu waktu menurutnya kegandrungan masyarakat terhadap koin virtual ini akan turun.
Beberapa negara juga digegerkan oleh mata uang virtual ini. Korea Selatan misalnya, hari ini (13/11) negara itu melakukan pertemuan dadakan untuk mendiskusikan perdagangan cryptocurrency ini.
Sebab, tahun ini saja nilai Bitcoin sudah naik 15 kali lipat. Pemerintah Korsel khawatir banyak warganya yang ikut-ikutan fenomena yang mewabah ini, seperti disebutkan Fortune. (eks)