Managing Director GrabPay Indonesia Ongki Kurniawan menyatakan pemakaian teknologi kode QR sebagai medium transaksi mensontek Singapura. Di Negeri Singa, Grab sudah mengadopsi kode QR ke dalam aplikasinya.
"Jadi pakai QR code, tinggal bayar ke merchant, tinggal 'tembak' aja, dan itu menarik," kata Ongki usai penandatangan kerja sama antara Grab dan PayTren di Kudoplex, Jakarta, Rabu (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Grab Masih Tunggu Nasib GrabPay di Tangan BI |
"Itu yang nantinya kita harapkan secara bergelombang di Indonesia," lanjut Ongki.
Selain itu, regulasi mengenai transaksi elektronik menggunakan kode QR juga belum ada di Indonesia.
Jika kebijakan pemerintah merestui kode QR, Grab akan menyambut hal itu. Sebab bila dibandingkan mesin EDC (Electronic Data Capture) yang populer dipakai toko-toko saat ini, biaya yang dipikul oleh para penjual akan jauh lebih ringan.
"Kalau kita mau membangun ekosistem yang sangat besar QR code memberi kesempatan untuk berkembang dengan biaya jauh lebih murah," pungkas Ongki. (evn)