Presiden direktur AHM Toshiyuki Inuma meyakini pihaknya bisa menjegal penjualan Yamaha NMAX. Terlebih Honda menurunkan harga jual PCX lebih murah dengan bekal fitur yang lebih baik dari generasi sebelumnya.
"Kemungkinannya ada (untuk menjegal Yamaha NMAX), kami yakin itu. Tetapi kami juga tahu tidak mungkin baru keluar langsung bisa melampaui penjualan mereka, karena itu butuh waktu," ucapnya usai peluncurakn All New PCX di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena keinginan konsumen selalu terbagi. Modelnya juga berbeda, PCX nyaman, mewah, kalau NMAX lebih sporty. Jadi tidak akan langusng berhadapan satu lawan satulah," klaimnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP |
Hal itu juga yang membuat Honda membanting harga jual PCX Rp13 juta lebih murah. Honda PCX model lama dihargai Rp40,5 juta, sementara model terbaru dibanderol mulai dari Rp27 juta untuk tipe CBS dan Rp32 juta untuk varian tertinggi ABS.
Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, mengakui bahwa pihaknya memasarkan PCX secara terbatas dalam tujuh tahun terakhir sejak dirilis pertama pada 2009. "Penjualan Honda PCX sebelum ini sangat terbatas, namun kami melihat kepuasan dan kebanggaan dari pemilik Honda PCX sangat tinggi," ujarnya di kesempatan yang sama.
Inuma berharap proses perakitan lokal PCX bisa memberikan pengaruh signifikan bagi penjualan skuter matik bongsornya itu, meski tidak dalam waktu dekat.
"Jadi tiba-tiba membalik keadaan 180 derajat kayaknya tidak mungkin juga. Tapi dalam jangka waktu kedepan PCX kami setahap demise tahap akan tumbuh jadi besar (penjualannya)," ucapnya optimis.
Penjualan PCX sepanjang tahun 2017 tercatat hanya mencapai angka 22 ribu unit. Sedangkan NMAX, sepanjang tahun ini rata-rata berkisar 27 ribu unit perbulan. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP