Suryadi Willim, Head of Marketing Communcations ATL Luna Indonesia menjelaskan kerja sama dengan Foxconn hanya berlaku pada produk Luna V.
"Yang Luna G8 ini bukan Foxconn lagi, tapi masih sekelas untuk OEM-nya," kata Suryadi dalam peluncuran G8 di Jakarta, Jumat (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Strategi Nokia Kembali Rebut Hati Pengguna |
"Jadi kalau sekarang dari Korea langsung ke ETI."
Luna dan Foxconn pertama kali merilis ponsel bersama pada November 2016. Dengan seri ponsel pertama itu, Luna menargetkan mencuri segmen menengah ponsel cerdas.
Hal itu konsisten dilakukan oleh Luna sampai sekarang. Dalam peluncuran Luna G8 di Jakarta, Jumat (15/12), mereka kembali bermain di segmen itu dengan banderol harga Rp3,8 juta. (evn)