"Kami menjualnya dengan harga modal," tuturnya saat ditemui usai peluncuran Redmi 5A di bilangan Kuningan, Jakarta, Rabu (20/12).
"Oleh karena itu Xiaomi Redmi 5A bisa dijual di bawah satu juta rupiah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, di kesempatan yang sama, pria berusia 47 tahun mengungkap kalau sebenarnya 70 persen keuntungan Xiaomi berasal dari bisnis ponsel cerdas.
Selain itu, Xiaomi juga mengoptimalkan kualitas, desain, dan pengalaman ponsel. Strategi ponsel berharga lebih murah dari ponsel lain sekelasnya ini disebut Lei telah sukses diterapkan di India dan China.
Gandeng vendor lokal
Tak bisa ditutupi bahwa Xiaomi secara agresif menawarkan harga yang bersaing dengan vendor lokal, terutama mereka yang menggarap kelas low-end.
Menanggapi hal tersebut, Jun mengatakan Xiaomi menyambut kolaborasi dengan vendor lokal yang sama-sama memiliki visi untuk memberikan ponsel berkualitas dengan harga terbaik. Hal itu juga akan mendorong kemajuan vendor lokal sendiri.
“Kami dengan senang hati akan berkolaborasi dengan vendor lokal untuk mendorong industri ini. Perusahaan manapun pasti ingin memberikan produk dan harga yang terbaik bagi konsumennya,” ungkap Jun.
Vendor lokal yang dimaksud mulai dari produsen atau pemanufaktur ponsel, distributor, dan operator yang sama-sama memiliki visi untuk memberikan ponsel berkualitas dengan harga terbaik.
Kolaborasi ini dinilai akan mendorong kemajuan industri lokal sendiri.
“Kami ingin memasyarakatkan penggunaan smartphone, internet, dan lebih mengembangkan bisnis online,” lanjutnya.
(eks)
Gandeng vendor lokal
Tak bisa ditutupi bahwa Xiaomi secara agresif menawarkan harga yang bersaing dengan vendor lokal, terutama mereka yang menggarap kelas low-end.
Menanggapi hal tersebut, Jun mengatakan Xiaomi menyambut kolaborasi dengan vendor lokal yang sama-sama memiliki visi untuk memberikan ponsel berkualitas dengan harga terbaik. Hal itu juga akan mendorong kemajuan vendor lokal sendiri.
“Kami dengan senang hati akan berkolaborasi dengan vendor lokal untuk mendorong industri ini. Perusahaan manapun pasti ingin memberikan produk dan harga yang terbaik bagi konsumennya,” ungkap Jun.
Kolaborasi ini dinilai akan mendorong kemajuan industri lokal sendiri.
“Kami ingin memasyarakatkan penggunaan smartphone, internet, dan lebih mengembangkan bisnis online,” lanjutnya.