"Kenaikan trafik video >200 persen," jelas Tri Wahyuni, General Manager Corporate Communication, melalui pesan singkat saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (27/12) malam.
Lonjakan ini disumbang oleh akses video lewat situs, layanan dan aplikasi streaming video, juga layanan video call.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pemantauan kami, puncak kenaikan traffic data terjadi sejak malam Natal dan sehari setelahnya," terang Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (27/12).
Selama masa libur Natal, XL menyebut terjadi peningkatan akses ke media sosial sebesar 15 persen. Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube masih menjadi tempat favorit pelanggan XL Axiata untuk menghabiskan aktivitasnya di dunia digital.
Pengguna juga banyak menggunakan layanan data untuk mengakses situs video dan layanan streaming video. Mereka juga mengakses informasi berita yang disediakan media, menyampaikan pesan pribadi, chatting, juga berbelanja.
Lihat juga:XL Janjikan Internet Makin Cepat Akhir 2018 |
Kenaikan traffic lantaran mengakses konten video dan media sosial sebenarnya sudah tidak mengejutkan.
Sebelumnya, Mobility Report 2017 Ericsson 55 persen dari 14 miliar gigabyte trafik data seluler global per bulan berasal dari konten video. Proporsi ini disusul berturut-turut dengan konsumsi media sosial, audio, pengunduhan software, browsing, dan berbagi file. (eks)