Beberapa tautan tersebut seperti "thisaworkstation.space", "mybigthink.space" dan "thisdayfunnyday.space" patut dihindari oleh Facebook dengan tidak mengekliknya.
Mengutip laman The Telegraph, tautan tersebut mengandung malware bernama Digimine. Ketika diklik, malware ini akan 'menanamkan' botnet penambang Bitcoin secara diam-diam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Digimine ini menyebar di aplikasi Facebook Messenger versi web ketika berjalan di atas browser Google Chrome. Digimine akan menyebar tautannya sendiri ke akun Facebook Messenger lain ketika si pemilik akun memasang log in otomatis.
Menambang koin digital memang bukan perkara mudah. Bitcoin misalnya butuh listrik sebesar 30,14 TW/h dalam setahun di seluruh dunia. Konsumsi listrik itu bahkan lebih besar dari konsum listrik di negara-negara seperti Irlandia, Nigeria, Islandia, Korea Utara, dan Mozambik.
Berawal dari Korea Selatan, malware Digimine ini sudah menyebar ke beberapa negara seperti Vietnam, Filipina, Thailand, Ukraina, Azerbaijan, dan Venezuela. Diperkirakan malware ini akan terus menyebar seiring tren koin digital yang sedang meningkat.
Facebook mengklaim pihaknya sudah memasang sistem otomatis untuk menangkal penyebaran malware lebih jauh.
"Kalau kami mencurigai komputer kalian terdapat malware, kami akan sediakan pemindaian anti-virus gratis," kata Facebook. (evn)