Lihat juga:Rolling Stone Indonesia Tutup |
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Salah seorang jurnalis senior yang juga peneliti HAM di Human Right Watch, Andreas Harsono juga mengungkap kehilangannya.
[Gambas:Twitter]
Cuitan para pembaca setia Rolling Stone juga ikut menyayangkan keputusan ini dan mengapresiasi hasil kerja redaksi majalah yang sudah berdisri 12 tahun itu.
[Gambas:Twitter]
Rolling Stone Indonesia terbit di Indonesia pada Mei 2005. PT a&e Media yang memegang lisensi majalah ini menyebut majalah itu jadi yang pertama di benua Asia.
Situs resmi RollingStone.co.id muncul beberapa bulan setelah majalahnya diterbitkan di 2005. (eks/asa)