Perusahaan China Beli Saham Truk Volvo

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 05/01/2018 01:07 WIB
Perusahaan China Beli Saham Truk Volvo Beely membeli saham truk Volvo. (Ilustrasi/dok. Volvotrucks.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Geely Holding, pembuat mobil asal China membeli saham AB Volvo, divisi pembuat truk Volvo. Geely membeli 8,2 persen saham AB Volvo dari investor Cevian Capital. Nilai ini sekitar Rp4,3 triliun (US$3 milyar).

Ini adalah langkah kedua setelah sebelumnya Geely mengakuisisi Volvo Cars. Meski Geely memiliki saham di divisi mobil dan truk Volvo, tapi pabrikan ini belum berencana untuk menyatukan kedua institusi Volvo ini. Keduanya terpecah pada 1999.

"Tidak ada rencana menggabungkan," seperti ditegaskan oleh seorang juru bicara Geely seperto dikutip Reuters, Rabu (3/1).
Geely merupakan pabrikan yang mengkhususkan diri pada pengembangan mobil listrik dan otonom di pasar China. Dalam pemberitaannya, Reuters menuliskan kalau kemampuan Geely itu bisa membantu memperluas pasar AB Volvo.


Pembuat truk asal Swedia itu sendiri memiliki 45 persen kendaraan komersial dari Dongfeng. Dongfeng adalah salah satu produsen truk terbesar di sana. Dongfeng juga memiliki bisnis peralatan konstruksi di China.

"Mengingat pengalaman kami dengan Volvo Car Group, kami menyadari dan menghargai sejarah dan budaya Skandinavia yang membanggakan, memimpin posisi pasar, teknologi terobosan dan kemampuan dari AB Volvo," kata Ketua Geely Holding Li Shufu.
Selanjutnya, kesepakatan tersebut akan membuat Geely menjadi pemegang saham individual terbesar di AB Volvo. Tidak hanya itu Geely juga menduduki peringkat kedua dalam hal hak suara di balik perusahaan investasi Swedia Industrivarden (INDUa.ST).

"Kami akan memperlakukan pemilik baru dengan cara yang sama seperti kami memperlakukan pemegang saham kami yang lain," kata juru bicara AB Volvo. (eks/eks)


BACA JUGA