Menanggapi harapan itu, dalam sebuah cuit balasan, Ika menyebut pihaknya memastikan memakai jasa JNE atau TIKI sebagai pengirim buku. Dalam cuitan yang sama, Ika bahkan meminta Gramedia.com menyelesaikan masalah pengiriman buku di program Harbolnas yang lalu.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perayaan belanja itu, Gramedia.com mempercayakan ARK Xpress untuk mengantar pesanan ke pelanggan.
Hal itu juga dirasakan Anissa Dini (23).
Lihat juga:YLKI Sebut Pengaduan Perbankan Paling Banyak |
"Apa tuh ARK Xpress ya? Gue udah bertanya apaan lagi ini, kenapa enggak pakai JNE atau TIKI?" tulis perempuan yang akrab disapa Anis itu kepada CNNIndonesia.com, Jumat (5/1).
Terbujuk diskon 50 persen ke semua buku, Anis membeli lima buku. Satu buku sempat dikabarkan sudah sampai, namun kabar itu ternyata palsu.
Telat Sampai
Ketika tulisan ini ditulis, Anis mengabarkan buku yang ia pesan akhirnya sampai di rumah. Gramedia.com sempat menjanjikan pesanan tiba paling lambat pada 22 Desember 2017. Itu artinya buku yang ia terima telat 14 hari.
Pengalaman agak berbeda dialami oleh pelanggan lain bernama Irwanto Widyatri (25). Irwanto memesan lima buku dari dua kloter pemesanan pada Harbolnas. Tiga buku datang pada tanggal 24 Desember 2017. Itu pun buku yang datang ternyata beda dengan yang ia pesan.
"Cara pengirimannya lucu, satu per satu," kata Irwanto.
Kekecewaan pelanggan Gramedia.com pada periode Harbolnas 2017 cukup ditemukan di media sosial. Keluhan mereka utamanya pada pesanan yang telat datang, pesanan yang tak sesuai, dan informasi yang minim dari perusahaan.
Terkait dengan persoalan itu, CNNIndonesia.com sudah menghubungi Head of Sales and Marketing ARK Express Arey Kitting, namun hingga saat ini belum memberikan responsnya. (asa)