Merayakan seperempat abad penobatan, Google Doodle menghadirkan puspa langka dalam format animasi. Ditulis dalam laman Google Doddle, asap hijau pucat yang mencuat dari bunga menandakan bau menyengat yang menjadi salah satu ciri khas dari Rafflesia.
"Hari ini, kami menandai ulang tahun ke-25 Rafflesia Arnoldii sebagai simbol bunga langka di Indonesia," tulis Google.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, serangga yang terjerat dalam jebakan bau tersebut berfungsi membantu proses penyerbukan bunga bangkai. Rafflesia tidak memiliki daun sehingga tidak bisa melakukan fotosintesis sendiri.
Bunga Rafflesia Arnoldii (Foto: Thinkstock/Mazzzur) |
Pada saat bunga mekar, diameternya dapat mencapai 70 hingga 110 cm dengan tinggi mencapai 50 cm dan berat hingga 11 kg. Bunga yang kadang disebut Padma Raksasa ini pertama kali ditemukan pada 1818 di hutan tropis Sumatera oleh Dr Joseph Arnold.
Bunga Rafflesia pun menjadi identitas provinsi Bengkulu. Namun, persebaran dan habitat Rafflesia tersebar di berbagai wilayah seperti, hutan pegunungan bawah Jawa Barat hingga hutan tropis di Pulau Sumatera.
Beberapa lokasi yang sering ditemui tumbuh bunga Rafflesia arnoldii antara lain di Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. (age)
Bunga Rafflesia Arnoldii (Foto: Thinkstock/Mazzzur)