Acer, yang memiliki produk laptop khusus gim, mengaku ponsel cerdas berhasil merebut hati para masyarakat untuk mengenal dunia gim. Kendati begitu, ia masih percaya laptop khusus gim tak akan mati begitu saja.
"Terus terang kalau boleh jujur, untuk market mobile itu jauh lebih beasr. Tapi itu tak membuat pasar desktop dan notebook itu hilang untuk gamer," ucap Product Manager Gaming Series Acer Indonesia Andreas Lesmana, di bilangan Thamrin, Jakarta, Selasa (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila menilik secara kualitas, Andreas melihat performa dan gambar dari gim yang berjalan di komputer masih jauh dari aplikasi gim ponsel. Hal ini yang membuatnya pasar komputer khusus gim tak akan lenyap.
Sementara tipe hardcore adalah mereka yang rela merogoh kocek lebih dari Rp20 juta untuk membeli perlengkapan komputer terbaik guna mendukung pengalaman bermainnya.
Karakter pemain gim yang begitu berbeda membuat Andreas yakin keberadaan aplikasi gim di ponsel cerdas tak menggerus pasar laptop khusus gim. Ia malah merasa keberadaan gim ponsel membantu mempopulerkan dunia gim secara keseluruhan.
"Jelas lah, karena untuk gamer (jenis) ini, perkembangannya sejak 2013-2014 yg kebetulan gaming belum terlalu heboh. Sekarang ini akhirnya dari mulut ke mulut akhirnya mulai berubah." (eks)