Pemerintah Persilakan Swasta Bangun Jaringan Internet

Damar Sinuko, CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 20:06 WIB
Tingginya minat masyarakat untuk mengakses internet, pemerintah terbuka kepada swasta yang ingin bangun infrastruktur internet. Ilustrasi pengguna internet (UGC CNN Student/Albert Matatula)
Semarang, CNN Indonesia -- Pemerintah mempersilakan pihak swasta untuk membangun infrastruktur jaringan internet. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam memperoleh informasi dan transaksi melalui internet.

"Kita tidak memungkiri bila transaksi ekonomi digital saat ini tengah booming. Apalagi nanti di tahun 2020 diperkirakan semakin ramai," ungkap Dirjen Penyelenggara Pos dan Informasi (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informasi Ahmad M Ramli dalam sebuah diskusi di Semarang, Kamis (11/1).

Keterbukaan pemerintah ini lantaran keterbatasan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur internet di Indonesia. Terlebih saat ini banyak Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota yang tengah menggalakkan program kota pintar (smart city).


"(Karena) itulah kita membuka diri dan terbuka mempersilakan Swasta untuk ikut andil dalam pembangunan infrastruktur ini," lanjutnya.

Meski demikian, Ramli mengimbau agar pihak swasta yang melakukan pembangunan infrastruktur ini melakukan dengan cara yang benar.

"Perijinan yang ada diurus, penataan materialnya jangan sampai menimbulkan keluhan di masyarakat. Selalu kordinasi dengan Pemda terkait," tambah Ramli.

Tuan di rumah sendiri

Direktur Informasi Fiberstar Thomas Dragono, menyatakan bahwa tingginya permintaan jaringan internet di tanah air sebisa mugkin dipenuhi oleh penyedia jasa di tanah air.

Ia mewanti-wanti jangan sampai ada negara tetangga atau luar yang justru memanfaatkan pasar di Indonesia.

"Kita harus jadi market leader," tegas Thomas.

Meski demikian, ia mengakui sengitnya persaingan antar penyedia jasa internet. Sehingga mereka harus merebut pasar lewat harga dan fasilitas.

"Sekarang ini lagi tren nya. Di genggaman kita tidak bisa luput dari yang namanya gadget. Di wilayah, Kabupaten/Kota beradu dalam konsep smart city sehingga disini muncul banyak penyedia jasa instalasi internet digital yang bersaing."

Selain itu, Thomas menyebutkan bahwa ketersediaan fiber optik merupakan pondasi yang sangat penting untuk membangun konsep smart city.

Fiberstar adalah perusahaan penyedia internet berbasis fiber optik. Perusahaan ini menargetkan untuk membangun infrastruktur fiber optik di 200 kota di Indonesia hingga 2019.

Tapi, untuk saat ini perusahaan itu baru membangun jaringan di 78 kota. Di Jawa Tengah, Fiberstar akan serius membangun layanan di kota Semarang yang tengah menggalakkan smart city. (eks/eks)