“Nama AnyMind dibangun dari fokus kami untuk memberikan solusi cerdas dan skalabilitas kami untuk industri. Tentu saja kami ingin memperkuat bisnis dan profesional dengan solusi berbasis AI yang cocok, memungkinkan mereka untuk meraih skala yang lebih besar dan efisien di segala divisi,” ujar CEO AnyMind, Kosuke Sogo.
AdAsia sendiri adalah perusahaan iklan digital yang mengklaim menggunakan kecerdasan buatan (artificial intellegence - AI) untuk menjalankan kampanyenya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara TalentMind adalah perusahaan sumber daya manusia (SDM). Perusahaan ini menawarkan optimasi rekrutmen SDM dengan AI.
Sogo juga menjelaskan bahwa perusahaan kini telah memiliki 250 karyawan dengan target 400 orang di 2019. Otohiko Kozutsumi, COO dan pendiri AnyMind Group juga menjelaskan bahwa peluncuran dua bisnis baru bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan Anymind Group.
"Perusahaan telah berkembang dengan kecepatan yang baik namun kami kini ingin mempercepat pertumbuhan kami dengan meluncurkan bisnis di industri rekrutmen dan banyak lagi, sambil terus membangun inovasi di industri pemasaran dan pengiklanan," tambah
Anymind Group juga berencana untuk merambah pasar negara baru yakni Malaysia dan Filipina pada kuartal pertama 2018. Mereka juga akan menggarap India, Rusia, dan Uni Emirat Arab tahun ini.
Sebelumnya, AdAsia sempat mengumumkan mendapat gelontoran dana Rp160 miliar (US$12 juta) dari investor Jepang pada April 2017. Dana ini untuk mengembangkan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan, seperti dikutip TechCrunch. Pada September, AdAsia kembali mendapat pasokan Rp33,5 miliar (US$12 juta) dari angel investor Jepang yang juga digunakan untuk mengembangkan mesin AI miliknya, demikian disebutkan TechInAsia. (eks)