Dari ribuan influencer ini, dua kategori yang dominan adalah mereka yang bergerak di kategori jalan-jalan dan hijab.
"Kategori seperti travel dan hijab sangat subur di Indonesia,” terangShingo Hayashi, Regional Head of Influencer Marketing CastingAsia, kepada CNNIndonesia.com saat peluncuran CastingAsia di Bangkok, Thailand, Kamis (1/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CastingAsia adalah 'pasar' dimana para pengiklan bisa menemukan selebriti media sosial alias influencer mana yang cocok untuk dagangan mereka.
CastingAsia mengaku saat ini telah total10 ribu influencer dan micro influencer. Akhir tahun ini CastingAsia menargetkan untuk meningkatkan jumlah influencer hingga lima kali lipat.
"Kami punya target untuk memiliki 50 ribu influencer hingga akhir tahun ini agar menjadi platform influencer tercepat dan terbesar di Asia,” jelasnya.
Tiga platform
CastingAsia sendiri menyediakan tiga platform untuk memenuhi kebutuhan pengiklan yang beragam, yaitu CastingAsia Platform, CastingAsia Marketplace, dan CastingAsia Engagement.
CastingAsia Platform menyediakan panel kontrol berbasis AI bagi para pengiklan. Sehingga mereka bisa menemukan influencer yang tepat untuk strategi pemasaran mereka.
Dengan adanya tiga platform ini, CEO sekaligus pendiri AnyMind Kosuke Sogo mengatakan pengiklan bisa menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan sumber daya yang tepat.
Vivex Misra selaku Vice President Corporate Strategy Anymind Group mengharapkan CastingAsia akan menyumbang 34 persen pendapatan pada grup di 2018. (eks)