Laporan dari Thailand

'Travel' dan Hijab, Duo Influencer yang Subur di Indonesia

Kustin Ayuwuragil , CNN Indonesia | Jumat, 12/01/2018 12:39 WIB
'Travel' dan Hijab, Duo Influencer yang Subur di Indonesia Instagram jadi salah satu platform favorit para influencer untuk mengumpulkan pengikut (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Bangkok, CNN Indonesia -- CastingAsia mengklaim bahwa 20 persen influencer yang dimilikinya berasal dari Indonesia. Saat ini total influencer yang dimiliki CastingAsia diklaim mencapai 10 ribu orang. Ini berarti 2.000 diantaranya berasal dari Indonesia. 

Dari ribuan influencer ini, dua kategori yang dominan adalah mereka yang bergerak di kategori jalan-jalan dan hijab. 

"Kategori seperti travel dan hijab sangat subur di Indonesia,” terangShingo Hayashi, Regional Head of Influencer Marketing CastingAsia, kepada CNNIndonesia.com saat peluncuran CastingAsia di Bangkok, Thailand, Kamis (1/11). 
Besarnya jumlah influencer di Indonesia ini disebutkan Hayashi karena banyaknya potensi klien di tanah air dan banyaknya kategori yang bisa dilayani oleh influencer Indonesia.

Selain itu mereka juga menemukan bahwa influencer Indonesia juga bisa masuk ke berbagai kategori.

CastingAsia adalah 'pasar' dimana para pengiklan bisa menemukan selebriti media sosial alias influencer mana yang cocok untuk dagangan mereka. 

Sebaliknya, para selebriti media sosial itu pun bisa memamerkan portofolio mereka agar dilirik oleh para pengiklan.

CastingAsia mengaku saat ini telah total10 ribu influencer dan micro influencer. Akhir tahun ini CastingAsia menargetkan untuk meningkatkan jumlah influencer hingga lima kali lipat.

"Kami punya target untuk memiliki 50 ribu influencer hingga akhir tahun ini agar menjadi platform influencer tercepat dan terbesar di Asia,” jelasnya. 

Tiga platform 

CastingAsia sendiri menyediakan tiga platform untuk memenuhi kebutuhan pengiklan yang beragam, yaitu CastingAsia Platform, CastingAsia Marketplace, dan CastingAsia Engagement. 

CastingAsia Platform menyediakan panel kontrol berbasis AI bagi para pengiklan. Sehingga mereka bisa menemukan influencer yang tepat untuk strategi pemasaran mereka.

CastingAsia Marketplace jadi pasar yang mempertemukan micro-influencer dengan brand. Sementara CastingAsia Engagement adalah layanan manajemen pemasaran lokal dan regional yang memberi solusi untuk eksekusi pemasaran.

Dengan adanya tiga platform ini, CEO sekaligus pendiri AnyMind Kosuke Sogo mengatakan pengiklan bisa menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan sumber daya yang tepat.

Vivex Misra selaku Vice President Corporate Strategy Anymind Group mengharapkan CastingAsia akan menyumbang 34 persen pendapatan pada grup di 2018. (eks/eks)