Tips Otomotif

Cukup Rp15 Ribu untuk Cegah Lampu Sepeda Motor Berembun

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 13/01/2018 21:17 WIB
Cukup Rp15 Ribu untuk Cegah Lampu Sepeda Motor Berembun Masalah pada lampu sepeda motor bukan hanya ketika bohlam putus secara tiba-tiba, para pemotor pun mesti mewaspadai rumah lampu yang berembun. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lampu menjadi salah satu komponen utama pada kendaraan. Fungsinya sebagai sistem pencahayaan, terutama saat berkendara malam hari.

Masalah pada lampu sendiri tak hanya di saat bohlam putus secara tiba-tiba. Melainkan juga ketika timbulnya embun pada rumah lampu atau mika. Selain tidak sedap dipandang, embun akan membuat jamur yang justru menghalangi cahaya lampu.

Jika sudah demikian, menurut mekanik bengkel Cilangkap Mas Motor Ramdani, ada cara bagi pemilik kendaraan khususnya roda dua untuk mengakalinya sebelum memutuskan mengganti baru.



Ia menjelaskan, caranya cukup mudah dan tidak menguras isi kantong. Ini mendorong agar si pemilik sepeda motor juga memperhatikan penampilan kendaraan.

“Menghilangkan embun bisa dibuka dulu rumah lampu (bagian lampu mika), semprot angin, tunggu kering. Kalau mau mencegah biar tidak berembun atau masuk air, pinggiran rumah lampu dilem pakai lem siler. Harganya Rp15 ribu," kata Ramdani ketika ditemui CNNIndonesia.com.

Lem tersebut berguna untuk kembali merekatkan bagian yang terpisah, seperti karet yang sudah keras atau rusak. Alasannya, air menjadi penyebab embun yang masuk melalui celah tersebut.


Selain dari celah karet mika, air juga dapat masuk ketika mika mengalami retak ata pecah. Jika sudah demikian, saat bagian lampu terpapar panas, embun akan muncul seketika.

Untuk menghindari kejadian itu, Ramdani menyarankan, agar pemilik motor tidak mengganti lampu menggunakan watt yang lebih tinggi (sesuai bawaan pabrik). Baginya, penggunaan lampu melebihi kapasitas akan melelehkan reflektor. Hal itu juga memungkinkan air masuk ke dalam rumah lampu.

“Kalau masih pakai lampu standar ya aman aja sih," tutup Ramdani. (mik/mik)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA