Misalnya Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), sepanjang 2018 menargetkan penjualan di angka 1,52 juta unit. Jumlah tersebut otomatis berada di atas pencapaian penjualan Yamaha pada 2017.
"Tahun lalu kami itu sekitar 1,35 juta (penjualan) dan untuk 2018, target kami naik menjadi 1,52 juta unit," kata Deputy General Manager Marketing YIMM Eddy Ang kepada CNNIndonesia.com, Senin (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu 2W Suzuki Indomobil Sales (SIS), berharap penjualan unit roda duanya mencapai 130 ribu unit di tahun ini. Angka itu jelas lebih tinggi ketimbang perolehan Suzuki sepanjang 2017 sebesar 72.191 unit. "Kami kejar target 130 ribu unit," jelas Yahya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para produsen sepeda motor sendiri optimistis target penjualan mereka dapat tercapai pada 2018. Hal itu setelah mereka melihat adanya kenaikan, khususnya permintaan roda dua di wilayah selain Pulau Jawa.
Yohan mengatakan, berkaca pada 2017, permintaan sepeda motor di wilayah Kalimantan dan Sumatera terpantau lebih membaik. Baginya, kenaikan harga komoditas di daerah tersebut berimbas pada naiknya daya beli masyarakat.
"Dan apa yang Suzuki lakukan? Kami juga akan konsentrasi kepada dua wilayah tersebut. Sehingga tentunya akan membantu meningkatkan volume penjualan kami," ujarnya.
"Paling banyak memang Jawa. Lalu Sumatera kemudian daerah timur itu ketiga. Sekarang yang recovery kaya Sumatera dan Kalimantan itu komoditas sedang membaik. Tahun lalu juga keliatan bagus. Makanya harapan kami start-nya bagus ya," tutup Eddy. (mik)