Datsun Cross Naik Kelas, Tak Lagi LCGC

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 18/01/2018 17:57 WIB
Datsun Cross Naik Kelas, Tak Lagi LCGC Datsun Cross tak lagi menyandang status LCGC (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Datsun Cross berbeda dengan dua model sebelumnya yaitu GO Panca dan GO+. Cross meninggalkan status LCGC (low cost green car/mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan).

Head of Marketing Datsun Business Unit Christian Abraham Gandawinata mengatakan, Cross salah satu pilihan konsumen yang mencari mobil satu tingkat di atas LCGC. Alasan Cross keluar dari LCGC guna melepas sebutan bahwa Datsun merupakan kategori LCGC yang selama ini menjadi perdebatan masyarakat.

Keluar dari LCGC, Cross masuk segmen compact crossover dengan harga mulai Rp 163 juta.
Harga di atas ada selisih Rp27,9 juta dengan varian tipe mewah Datsun GO+ T-Ultimate yang dijual Rp135,1 juta (on-the-road Jabodetabek). Artinya Cross tidak lagi mendapatkan subsidi pemerintah, selanjutnya penambahan biaya harus ditanggung konsumen.


Abraham menjelaskan mobil akan tersedia tipe terendah dan tertinggi dengan kisaran harga Rp163 juta hingga Rp175 juta.

"Itu masih harga indikasi. Kami akan kasih tahu harga resmi saat nanti mendekati pengiriman kendaraan pada Maret," kata Abraham di Jakarta.
Pabrikan tetap membekalinya dengan mesin bensin 1.2-liter, di mana tersedia pilihan transmisi manual dan transmisi otomatis X Tronic CVT (contonuosly variable transmission).

Untuk fitur baru tersemat teknologi vehicle dynamic control (VDC) sebagai standar di semua varian. Lalu anti-lock braking system (ABS), electronic brake distribution (EBD) dan brake assist (BA), traction control (TCS) dan brake limited slip differential (B-LSD). Cross dilengkapi sistem keselamatan lain seperti dual airbag, sabuk pengaman.

Sementara bagian interior tampil dengan aura baru. Mulai dari bangku depan kini terpisah yang di tengahnya terdapat rem tangan. Pasa dasbor terlihat layar sentuh sebagai pusat informasi. Bagian dalam masih tetap mampu menampung tujuh penumpang. (mik)