Langkah ini menyusul Huawei, Samsung, dan Apple, yang sudah lebih dulu menggaungkan integrasi ponselnya dengan kecerdasan buatan.
Huawei sendiri menganggap bahwa AI akan mengubah smartphone menjadi intellegent phone, seperti dikutip ZDNet (10/11/17).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apple pun telah banyak menyisipkan intelegensi pada prosesor A11 Bionic yang digunakan untuk iPhone 8 dan iPhone X. Samsung juga menyelipkan intelegensi lewat Bixby, asisten virtual yang nantinya akan hadir diseluruh perangkat pintar Samsung.
deep learning, dan neural network. Pekerjaan-pekerjaan yang dibutuhkan agar ponsel bisa mengerjakan dua fungsi cerdas yang telah disebutkan sebelumnya. Pekerjaan yang jauh lebih cepat dari CPU atau GPU.
Lihat juga:Tren Ponsel Cerdas di 2018 |
Jadwal molor
Tahun 2018 sendiri sepertinya akan jadi tahun yang sulit bagi LG. Bisnis smartphone perusahaan asal Korea Selatan ini tak sebaik sebelumnya. Berbagai inovasi coba dihadirkan tapi sepertinya belum membuahkan hasil untuk mendongkrak penjualan ponsel perusahaan ini.
Sebelumnya, LG sempat menawarkan ponsel modular namun ponsel ini tak mendapat sambutan baik di pasar hingga akhirnya LG menghentikan produksi ponsel itu.
Soal molornya jadwal peluncuran G7, CEO LG Mobile, Jo Seong berkilah ia tengah meminta timnya untuk membangun ulang LG G7 dari awal. Oleh karena itu, ponsel ini bisa jadi baru rilis beberapa bulan setelah MWC 2018 usai, seperti dikutip Slash Gear.
Sayangnya belum ada informasi lebih lanjut apakah LG juga akan membangun asisten virtual sendiri seperti Samsung dengan Bixbynya. Korean Herald hanya menyebut LG akan menyediakan Google Assistant dalam Bahasa Korea.
Kabarnya LG V30+ ini tak banyak berbeda dari yang telah dirilis tahun lalu. Ponsel ini juga akan membawa prosesor jagoan tahun lalu dari Qualcomm yaitu Snapdragon 835. (eks)