Jasa Sewa Sopir Pribadi Bisa Lewat Aplikasi

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Selasa, 23/01/2018 16:54 WIB
Jasa Sewa Sopir Pribadi Bisa Lewat Aplikasi Ilustrasi. Pemilik mobil kini bisa pesan jasa sopir pribadi lewat aplikasi. (dok. AFP PHOTO / ARUN SANKAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Munculnya perusahaan di bidang ride-sharing seakan menjadi inspirasi tersendiri bagi anak usaha Astra, PT Astra Graphia Information Technology (AGIT). Bedanya, jasa yang ditawarkan hanya berupa sopir pribadi dengan menggunakan kendaraan sang pengguna jasa.

Layanan pemesanan jasa sopir pribadi bernama Mytra Driver ini diklaim menggunakan tenaga berpengalaman. Nantinya, sopir akan mengantarkan dan mengendarai mobi pribadi untuk pemilik di area Jakarta.

Gina Permana, Business Leader Mytrip menuturkan jasa ini dirilis untuk memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan saat menghadapi stres di tengah padatnya jalanan ibu kota.


"Jakarta merupakan salah satu kota dengan tingkat kemacetan dan stress tertinggi di dunia, sehingga mengendarai mobil sendiri kadang sangat melelahkan dan tidak efektif. Mytra Driver diluncurkan agar warga Jakarta dapat bekerja lebih produktif, mengurangi tingkat stress di tengah kemacetan," klaim Gina kepada awak media di Jakarta, Selasa (23/1).

Untuk memastikan keamanan penumpang yang sekaligus juga pemilik kendaraan, direktur PT Daya Mitra Serasi, Anang Yudiantor memastikan pihaknya perekrutan sopir dilakukan melalui tahapan ketat dan telah mendapatkan pelatihan khusus.

Berbeda dengan mempekerjakan sopir pribadi, Anang menyebut SDM yang tergabung sepenuhnya bukan milik Mytra Driver. Perusahaan hanya akan memberikan pekerjaan ketika ada permintaan dari pengguna.

“Kita pakai sifat sharing economy ya, jadi biar harganya nggak mahal dan lainnya, kita menghindari yang dedicated,” ujarnya tanpa menjelaskan sistem bagi hasil antara perusahaan dengan DAMIRA dan sopir.

Penumpang memberi penilaian objektif

Sama halnya dengan jasa ride-sharing, Anang juga menyebut nantinya pengguna jasa bisa memberikan penilaian lewat rating jika menyukai layanan sang sopir. Hal ini dilakukan untuk melakukan pemantauan agar pengguna tidak merasa khawatir saat menggunakan jasa Mytra Driver.

"Kita juga memiliki sistem rating. Untuk saat ini jika pengemudi mendapat rating lebih baik, maka dia akan mendapatkan lebih banyak order, begitu juga sebaliknya," terang Gina.

Ia juga menyebut rating menjadi salah satu faktor penentu bagi sopir dalam mengantongi insentif.

Owned Solution, divisi pengembangan produk AGIT selaku pihak yang menciptakan layanan ini menyebut pemilik kendaraan pribadi yang kelelahan saat berkendara bisa memesan sopir lewat situs mytra.id atau melalui aplikasi pada ponsel Android. Pengguna bisa memesan hingga dua jam sebelum keberangkatan.

Sejauh ini, jasa sewa sopir pribadi bisa dipilih untuk 8 jam hingga 12 jam pemakaian atau berdasarkan rute yang dipilih. Jika waktu yang dibutuhkan cukup lama lantaran terjebak macet, pengguna jasa bisa menggunakan fitur perpanjang waktu sewa (extend) yang bisa dipakai maksimal 6 jam dalam sekali pesan.

“Estimasi Rp60-200 ribu untuk 50 km layanan berdasarkan rute. Perhitungan berdasarkan jarak ditempuh berapa jam. Kalau yang 12 jam dan 8 jam itu fix harganya, kalau yang 8 km di weekdays itu Rp350 ribu sedangkan kalau yang 12 jam Rp400 ribu. Kalau weekend tambahannya Rp50 ribu," ucap Gina.

Hingga saat ini, Mytra Driver memiliki 10 pengemudi dan ditargetkan bisa memenuhi seberapa pun permintaan di pasar, sebab Damira memiliki 6.000 sopir. (eks/evn)


ARTIKEL TERKAIT