Menariknya, mesin rotary terbaru dikembangkan oleh Mazda dan Toyota. Kedua perusahaan asal Jepang itu memang tengah gencar bekerja sama menciptakan mobil-mobil yang digemari konsumen.
Mobil hibrid hasil kerja Mazda-Toyota adalah Mazda3 hatchback yang dipasarkan di Jepang dan di sejumlah negara. Berita tentang kembalinya rotary tersebut langsung dari Presiden Mazda Amerika Utara Masahiro Moro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikatakan pria asal Jepang itu, mesin rotary akan tersimpan pada mobil-mobil plug-in hibrid garapan kedua perusahaan. Rotary nantinya mengambil alih sebagai generator yang menyuplai tenaga ke baterai mobil listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembalinya mesin rotary menjad momen penting bagi Mazda, dan bukan tidak mungkin kembali mendongrak citra Mazda di industri otomotif dunia. Sebab produsen bermarkas di Hiroshima itu belum menghasilkan mesin rotary sejak mobil sport RX-8 berakhir berproduksi pada 2012.
Kabar ini setidaknya memberikan beberapa harapan bahwa teknologi yang dikembangkan Mazda 50 tahun lalu akan terus berlanjut dalam berbeda konsep. (mik)