Diberitakan sebelumnya bahwa ada empat model Honda yang diduga punya masalah pada booster rem atau master rem yaitu Mobilio, Brio, BR-V, dan HR-V produksi 2015-2017. Keempat model itu terindikasi mengalami kebocoran pada komponen tersebut.
Honda Indonesia yang sedang menghadapi kasus ini memang belum mengumumkan recall, penyelidikan sendiri kabarnya telah berjalan dua minggu lamanya. HPM terus berkordinasi dengan dealer-dealer resmi mereka.
Lihat juga:Dealer Akui Master Rem Mobil Honda Bocor |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brio Satya tipe E mengandalkan disc brake di kedua roda depan dan tromol di belakang. Tipe ini belum dilengkapi sistem rem ABS dan EBD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa teman-teman member yang merasa aneh (dengan rem). Saya sejauh ini enggak ada masalah," ucap Andrew.
Lihat juga:Mobil LMPV yang Melesat dan Terjungkal |
Kasus pada rem Mobilio sendiri diakuinya sudah ramai sejak akhir 2017. Dan ini berawal dari beberapa laporan di akun facebook Mobility. Tercatat mulai Honda Mobilio tahun 2013, 2014, 2015, sampai keluaran terbaru 2017 banyak pemiliknya mengeluhkan sistem rem.
Menurutnya, saat para pemilik sadar mobilnya bermasalah, mereka lantas menyambangi bengkel dan terkejut ketika disarakan pihak bengkel resmi Honda untuk mengganti komponen master rem. Beberapa member komunitas mendapat penggantian komponen, dan lainnya harus inden.
Sebagai pemegang merek, Honda Prospect Motor (HPM) belum mengeluarkan instruksi penarikan atau recall terhadap kendaraannya. Langkah yang diambil, baru sebatas penyelidikan.
Wajib untuk diingat apabila terdapat rembes pada master rem, tentu sangat berbahaya saat pengendaraan. Komponen ini krusial mengingat akan sangat mempengaruhi daya cengkram rem jika bocor dibiarkan berlarut-larut.
Master rem ini relatif kompleks. Komponen ini membutuhkan perawatan ekstra pada usia mobil di atas 5 tahun. Namun jika usia mobil masih 1-2 tahun, tentu ada masalah produksi. Untuk menjaga konsumen merasa aman, HPM pun gencar mendata mobil konsumen yang terindikasi terjadi kerusakan di dalam master rem.
[Gambas:Video CNN] (mik)