Dilansir dari Bloomberg, situs microblogging ini telah melakukan uji coba untuk fitur berbasis kamera. Namun, produknya belum difinalisasi dan masih ada potensi berubah dalam beberapa waktu ke depan.
Twitter pun belum memberikan kepastian kapan akan merilis fitur ini. Tujuan dari fitur baru ini adalah untuk memancing orang berbagi klip video tentang apa yang terjadi di sekitar mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, ketika fitur baru tersebut dirilis, pengguna hanya perlu membuka aplikasi Twitter, klik tombol compose, cari tombol kamera, ambil video atau gambarnya, lalu klik tombol tweet.
CEO Twitter Jack Dorsey sebelumnya pernah memuji Snapchat sebagai aplikasi yang sangat modern. Di sisi lain, dia menyebut platformnya sendiri sebagai aplikasi yang membingungkan.
Setelah beberapa tahun mengalami pertumbuhan yang stagnan, Twitter kini disebut sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Perusahaan membuat kemitraan streaming video langsung dan mengubah antarmuka pengguna.
Analis meyakini perubahan tersebut merupakan salah satu alasan mengapa pengguna kembali lebih sering ke platform ini setiap hari. (age)