Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproyeksi dana menguap sebesar Rp3 triliun selama satu tahun pengetatan ekspor mobil ke Vietnam.
"Jika ini terus berjalan sepanjang satu tahun, kami mengalami kerugian tidak kurang dari Rp3 triliun," kata Direktur Administrasi, Corporate & External Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Affairs Bob Azam kepada CNNIndonesia, Senin (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bod, sangat disayankan Indonesia tidak bisa memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Vietnam. Pada kuartal III 2017, pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai 7,46 persen atau lebih tinggi dari dua kuartal II yang sebesar 6,28 persen.
Lihat juga:Toyota Tunda Ekspor Mobil ke Vietnam |
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merespon dengan melayangkan surat bernomor 02/PG/XII/2017 yang disampaikan ke Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartasto Lukita, tertanggal 06 Desember 2017, Gaikindo menyebut jika kinerja ekspor otomotif dari Indonesia mengalami masalah.
[Gambas:Video CNN] (mik)