"AI adalah salah satu hal terpenting yang sedang dikerjakan manusia. Ini lebih berdampak daripada, saya tak tahu, listrik atau api," ujar Pichai di town hall San Francisco pada Januari silam.
Pichai melanjutkan bahwa AI akan menjadi sangat berguna seperti api, tetapi juga sangat berbahaya. "Kita telah belajar memanfaatkan api untuk keuntungan kemanusiaan, tapi kita juga harus mengatasi kelemahannya. Jadi intinya, AI sangat penting, tapi kita harus mengkhawatirkannya," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi jika hari ini Google bisa menerjemahkan bahasa dan bisa digunakan oleh miliaran orang di dunia dalam sehari, itu karena AI," kata Pichai.
"Adalah benar untuk merasa khawatir, tentu saja. Anda harus mengkhawatirkannya. Jika tidak, Anda tidak akan [mampu] mengatasinya, " tutupnya.
Seorang mantan pegawai Google, Anthony Levandowski, bahkan percaya bahwa AI akan mengambil alih dunia sehingga dia membuat agama baru dengan AI sebagai Tuhannya. (eks)