Sudah Diuji Coba, Bus Milik Moeldoko Dinyatakan Sempurna

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 08/02/2018 13:03 WIB
Sudah Diuji Coba, Bus Milik Moeldoko Dinyatakan Sempurna Bus MAB besutan Moeldoko. (Foto: Screenshot via instagram.com (@ moeldoko_))
Jakarta, CNN Indonesia -- Kendaraan komersial milik Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko resmi menyapa warganet melalui akun media sosial IG Moeldoko_. Bus yang belakangan dikabarkan bernama Mobil Anak Bangsa (MAB) itu akan mengawali debut global di Jakarta bulan depan.

Sebelum memulai debut dunia di Jakarta, bus itu ternyata sudah dikenalkan ke sejumlah pelaku otomotif di dalam negeri, salah satunya mantan Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), Gunadi Sindhuwinata.

Gunadi mengaku berkesempatan menjajal satu unit purwarupa MAB. Ia datang memenuhi undangan Moeldoko sebagai pelaku otomotif di dalam negeri. Menurut dia, impresi awal menjadi penumpang bus milik Moeldoko tersebut adalah sempurna.


"Satu prototype saja. Pokoknya khusus untuk itu saya melihat dari tampak luar dan merasakan saat test drive boleh dikatakan itu perfect," kata Gunadi kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi via telepon, Kamis (8/2).

Sudah Diuji Coba, Bus Milik Moeldoko Dinyatakan SempurnaFoto: Screenshot via instagram.com (@moeldoko_)

Ia menilai bus dapat diperhitungkan jika melihat dari segi teknis. Mantan ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) itu juga melihat secara kasat mata bahwa bus itu layak digunakan untuk mengangkut banyak penumpang.

"Artinya produk itu dikembangkan dengan benar. Menurut saya ya sebatas itu (baik)," ujarnya. Gunadi sendiri mengaku tidak mengetahui rencana Moeldoko terkait kebedaraan perusahaan MAB di Indonesia.

Jadi kehadirannya saat itu hanya untuk mengetahui sisi teknis bus. Pria yang sudah malang melintang di industri otomotif dalam negeri itu memastikan meski ikut mencoba bus, tak berarti dirinya termasuk dalam struktur organisasi MAB.  "Orang otomotif ya mau tahu aja teknis mobil itu. Saya orang teknis, jadi mau tahu soal itu," jelas Gunadi mengelak.

Untuk sementara ini, Gunadi memberi penilaian positif, namun tidak mau membandingkannya dengan bus yang sudah lebih dulu eksis di dalam negeri. Ia juga menolak memberi tanggapan seputar di mana lokasi pengembangan bus MAB.

"Jadi saya sebatas itu melihat, analisis sendiri dengan keterbatasan saya. Itu adalah produk yang sangat baik dikembangkan. Dan boleh dikatakan perfect," tutup Gunadi. (mik)