"Mengingat masyarakat bergerak dengan sangat cepat, saya tidak akan paham mengapa dalam waktu lima tahun kita tidak bisa melayani kota seperti Dubai dan benar-benar memberi mereka sebuah sistem besar untuk mengangkut orang-orang dengan mobil terbang setiap hari," kata Thrun pada CNBC, Senin (12/2).
Thrun menggambarkan lima tahun lagi orang bisa memanggil mobil terbang melalui aplikasi ponsel pintar. Dia menambahkan bahwa manusia tidak akan benar-benar memiliki kendaraan lagi sehingga kepemilikan mobil dikategorikan sebagai "hal kuno".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kitty Hawk sendiri sedang mempersiapkan mobil terbang yang diklaim siap menjadi kendaraan yang lebih aman, cepat dan murah. Thurn mengatakan bahwa kendaraan ini akan menjadi jawaban dari padatnya lalu lintas di darat.
Perusahaan mengatakan mereka akan siap mengumumkan mobil itu pada Maret 2018. "Kami akan mengumumkan sebuah pengumuman besar pada Maret," tutup Thrun. (eks)