Jumlah pelanggan yang mengakses layanan data terus meningkat dan mampu mendorong kenaikan traffic layanan data hingga 2x lipat atau meningkat sebesar 148 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Dari total 53,5 juta pelanggan XL Axiata per ahir tahun 2017, tercatat 72 persen dari total pelanggan atau 38,3 juta pelanggan telah menggunakan ponsel pintar. Angka ini meningkat 32 persen dari capaian tahun lalu. Sementara itu, jumlah pelanggan yang aktif mengkonsumsi layanan data juga telah mencapai 73 persen," terang Yessi Yeyostya, CTO XL Axiata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia menerangkan bahwa kenaikan trafik data dan pendapatan tahun lalu disokong perluasan jaringan berkelanjutan ke wilayah-wilayah dengan permintaan yang tinggi meski berada di luar. Perluasan itu kemudian mendorong pertumbuhan yang kuat pada pendapatan dan traffic dari wilayah luar Jawa.
"Dari total BTS yang dibangun sepanjang itu, 60 persen di antaranya berada di luar Jawa. Mulai dari Kalimantan, Sulawesi, bahkan hingga ke Labuan Bajo pun sinyalnya sudah bagus," ungkap Yessy.
Rata-rata pendapatan per pengguna (average revenue per user - ARPU) untuk pengguna XL Axiata (XL dan Axis) adalah Rp33 ribu. Secara total, XL Axiata telah membangun 101 ribu BTS dan menggelar 40 km kabel fiber optik di seluruh Indonesia per akhir 2017. (eks/eks)