Penjualan Yaris Turun, Toyota Rangsang dengan Model Baru

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Minggu, 18/02/2018 09:16 WIB
Penjualan Yaris Turun, Toyota Rangsang dengan Model Baru Yaris baru sudah ada di dealer Toyota Jakarta Selatan. (Screenshot via Instagram/@toyotajakarta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum resmi dijual di Indonesia, Toyota Yaris baru sudah bertengger di salah satu dealer Toyota Jakarta.

CNNIndonesia.com mendapatkan hatchback andalan perusahaan tiga elips itu di akun sosial media instagram @toyotajakarta. Yaris yang ada di foto tersebut adalah tipe TRD Sportivo.

Lebih dari itu, dealer tersebut sudah mulai membuka keran inden bagi calon konsumen yang tertarik ingin menjadi pemilik pertama Yaris baru, meski baru akan diluncurkan pekan depan.
Toyota Yaris sudah ada di Jakarta Selatan.Toyota Yaris TRD Sportivo sudah ada di Jakarta Selatan. (Screenshot via Instagram/@toyotajakarta)
Toyota Yaris baru akan diluncurkan di Jakarta pada Selasa (20/2), setelah sebelumya meluncur di Thailand pada September 2018. Sepintas tampak luar tak ada perbedaan signifikan dengan foto-foto Yaris yang diunggah pihak Toyota.


Seperti terlihat pada model lampu depan, gril, model bumper, dan lampu kabut yang baru. Peleknya juga sudah mengadopsi desain baru.

Sementara bagian belakang, desain lampu berhenti memanjang ke samping. Bentuk pintu bagasi juga mengalami ubahan.
Toyota Yaris 2018 dikabarnya masih akan bersemayam mesin yang sama dengan versi yang dijual saat ini, yaitu mesin kode 2NR-FE kapasitas 1.5-liter, 4-silinder, Dual VVT-i melontarkan tenaga maksimal 108 hp dan torsi 14,3 kgm pada rpm 4.200.

Dalam data wholesales (dari pabrik ke dealer) Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), distribusi Yaris sepanjang 2017 sebanyak 10.750 unit atau rata-rata terjual 895 unit per bulan.

Angka itu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan distribusi Yaris periode Januari-Oktober 2016 yang menorehkan angka sebesar 13.005 unit.

[Gambas:Instagram]

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan penurunan penjualan Yaris tahun lalu dikarenakan ada penyesuaian pabrik untuk menyambut model barunya. Pihak TAM berharap dengan model baru ini, Yaris menorehkan penjualan 1000-an unit per bulan.

"(Waktu itu) karena ada persiapan mau runout. Harusnya bisa di angka 1.000-an. Tunggu sampai 20 Februari, biar ada kejutan." tutup Sorjo kepada CNNIndonesia.com, Minggu (18/2).

(mik)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA